Apa Contoh Akar Tinggal? Cara Menanam dan Merawatnya

Saat ini, semakin banyak orang yang tertarik untuk memiliki tanaman di dalam rumah atau apartemen mereka. Selain memberikan kesan segar dan alami, tanaman juga memiliki manfaat kesehatan yang tidak bisa diabaikan. Namun, tidak semua orang memiliki lahan yang cukup untuk menanam tanaman dengan akar yang panjang. Nah, solusinya adalah dengan menanam tanaman dengan akar tinggal atau yang juga dikenal dengan istilah “indoor plants”.

Tanaman dengan akar tinggal adalah tanaman yang akarnya tidak tumbuh terlalu dalam dan mampu bertahan hidup dalam pot atau wadah yang relatif kecil. Jenis tanaman ini sangat cocok untuk diletakkan di dalam ruangan karena tidak membutuhkan ruang tanah yang luas. Selain itu, tanaman dengan akar tinggal juga lebih mudah dalam perawatannya, sehingga cocok bagi pemula yang ingin memulai hobi berkebun di dalam rumah.

Pothos (Epipremnum aureum)

Pothos atau juga dikenal dengan nama “tongue-in-cheek” adalah salah satu tanaman dengan akar tinggal yang sangat populer. Tanaman ini memiliki daun hijau mengkilap dan akar yang tumbuh dengan cepat. Pothos dapat diletakkan di dalam pot gantung atau dapat juga ditempatkan di atas meja dengan menggunakan pot kecil.

Cara Menanam Pothos

Untuk menanam pothos, Anda dapat membeli bibit pothos di toko tanaman atau dapat juga menggunakan stek daun yang telah dipotong. Jika menggunakan stek daun, pastikan Anda memilih daun yang sehat dan memiliki panjang sekitar 10-15 cm. Setelah itu, masukkan stek daun ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pasir.

Cara Merawat Pothos

Pothos merupakan tanaman yang tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Namun, agar tanaman tetap tumbuh dengan baik, berikut adalah beberapa tips merawat pothos:

  • Letakkan pothos di tempat yang mendapat sinar matahari secara tidak langsung.
  • Siram pothos secara teratur, tetapi pastikan media tanam tidak terlalu lembab.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • Jaga kelembapan udara di sekitar tanaman dengan menyemprotkan air pada daun pothos.

Summary Pothos

Pothos adalah tanaman dengan akar tinggal yang populer. Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam pot gantung atau di atas meja dengan menggunakan pot kecil. Untuk menanam pothos, Anda dapat menggunakan bibit pothos atau stek daun. Pothos dapat tumbuh dengan baik dalam kondisi cahaya yang tidak langsung dan membutuhkan penyiraman yang teratur. Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dan periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang rusak.

Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan cocok untuk pemula. Spider plant memiliki daun yang panjang dan berwarna hijau dengan garis-garis putih di tengahnya. Selain itu, tanaman ini juga dapat menghasilkan tunas baru yang dapat dipotong dan ditanam menjadi tanaman baru. Spider plant dapat ditempatkan di dalam pot ataupun digantungkan di langit-langit ruangan.

Cara Menanam Spider Plant

Untuk menanam spider plant, Anda dapat membeli bibit spider plant di toko tanaman atau dapat juga menggunakan tunas baru yang tumbuh di tanaman dewasa. Jika menggunakan tunas baru, potong tunas dengan pisau yang bersih dan masukkan ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pasir.

Cara Merawat Spider Plant

Spider plant merupakan tanaman yang tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Berikut adalah beberapa tips merawat spider plant:

  • Letakkan spider plant di tempat yang mendapat sinar matahari secara tidak langsung.
  • Siram spider plant secara teratur, tetapi pastikan media tanam tidak terlalu lembab.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • Jika spider plant menghasilkan tunas baru, Anda dapat memotong tunas tersebut dan menanamnya menjadi tanaman baru.

Summary Spider Plant

Spider plant adalah tanaman dengan akar tinggal yang mudah tumbuh. Tanaman ini memiliki daun hijau dengan garis-garis putih di tengahnya. Spider plant dapat ditempatkan di dalam pot atau digantungkan di langit-langit ruangan. Untuk menanam spider plant, Anda dapat menggunakan bibit spider plant atau tunas baru. Spider plant tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan dan membutuhkan sinar matahari tidak langsung. Selain itu, spider plant dapat menghasilkan tunas baru yang dapat ditanam menjadi tanaman baru.

Snake Plant (Sansevieria trifasciata)

Jika Anda menginginkan tanaman yang tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, snake plant adalah pilihan yang tepat. Tanaman ini memiliki daun yang tegak dan berwarna hijau tua dengan motif garis-garis kuning. Snake plant juga dikenal dapat membersihkan udara di dalam ruangan dari polutan dan menghasilkan oksigen pada malam hari.

Cara Menanam Snake Plant

Untuk menanam snake plant, Anda dapat membeli bibit snake plant di toko tanaman atau dapat juga menggunakan rimpang yang telah dipotong. Jika menggunakan rimpang, pastikan Anda memilih rimpang yang sehat dan memiliki panjang sekitar 10-15 cm. Setelah itu, masukkan rimpang ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pasir.

Cara Merawat Snake Plant

Snake plant merupakan tanaman yang tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Berikut adalah beberapa tips merawat snake plant:

  • Letakkan snake plant di tempat yang mendapat sinar matahari secara tidak langsung.
  • Siram snake plant secara teratur, tetapi pastikan media tanam tidak terlalu lembab.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • Snake plant dapat dibiarkan kering dalam jangka waktu tertentu, sehingga tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering.

Summary Snake Plant

Snake plant adalah tanaman dengan akar tinggal yang tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Tanaman ini memiliki daun tegak berwarna hijau tua dengan motif garis-garis kuning. Snake plant dapat ditempatkan di dalam pot dan dikenal dapat membersihkan udara di dalam ruangan dari polutan. Untuk menanam snake plant, Anda dapat menggunakan bibit snake plant atau rimpang. Snake plant tahan terhadap sinar matahari tidak langsung dan tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering.

ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia)

ZZ plant adalah tanaman dengan akar tinggal yang sangat mudah dalam perawatannya. Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau gelap dengan tekstur yang mengkilapdan bentuk daun yang menggemaskan. ZZ plant dapat ditempatkan di dalam ruangan yang memiliki sedikit cahaya matahari atau bahkan di sudut-sudut ruangan yang tidak terjangkau oleh sinar matahari langsung. Tanaman ini juga dikenal memiliki kemampuan untuk menyaring polutan udara dan meningkatkan kualitas udara di sekitarnya.

Cara Menanam ZZ Plant

Untuk menanam ZZ plant, Anda dapat membeli bibit ZZ plant di toko tanaman atau dapat juga menggunakan rimpang yang telah dipotong. Jika menggunakan rimpang, pastikan Anda memilih rimpang yang sehat dan memiliki panjang sekitar 10-15 cm. Setelah itu, masukkan rimpang ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pasir.

Cara Merawat ZZ Plant

ZZ plant merupakan tanaman yang sangat mudah dalam perawatannya. Berikut adalah beberapa tips merawat ZZ plant:

  • Letakkan ZZ plant di tempat yang mendapat sedikit cahaya matahari atau bahkan di sudut-sudut ruangan yang tidak terjangkau oleh sinar matahari langsung.
  • Siram ZZ plant secara teratur, tetapi pastikan media tanam tidak terlalu lembab.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • ZZ plant dapat tumbuh dengan baik dalam suhu ruangan yang stabil, sekitar 18-24 derajat Celcius.

Summary ZZ Plant

ZZ plant adalah tanaman dengan akar tinggal yang sangat mudah dalam perawatannya. Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau gelap dengan tekstur yang mengkilap dan bentuk daun yang menggemaskan. ZZ plant dapat ditempatkan di dalam ruangan yang memiliki sedikit cahaya matahari atau bahkan di sudut-sudut ruangan yang tidak terjangkau oleh sinar matahari langsung. Tanaman ini juga memiliki kemampuan untuk menyaring polutan udara dan meningkatkan kualitas udara di sekitarnya. Untuk menanam ZZ plant, Anda dapat menggunakan bibit ZZ plant atau rimpang. ZZ plant tahan terhadap sedikit cahaya matahari dan tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering.

Jade Plant (Crassula ovata)

Jade plant dikenal sebagai tanaman sukulen yang memiliki daun berbentuk oval dan berwarna hijau cerah. Tanaman ini dapat bertahan hidup dalam kondisi yang kering dan tidak membutuhkan banyak air. Jade plant juga dapat ditempatkan di dalam pot yang kecil dan diletakkan di meja atau rak buku sebagai dekorasi.

Cara Menanam Jade Plant

Untuk menanam jade plant, Anda dapat membeli bibit jade plant di toko tanaman atau dapat juga menggunakan potongan batang yang telah dipotong. Jika menggunakan potongan batang, pastikan Anda memilih batang yang segar dan tidak terlalu tua. Setelah itu, masukkan batang ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pasir, dan serbuk gergaji.

Cara Merawat Jade Plant

Jade plant merupakan tanaman yang tahan terhadap kondisi yang kering. Berikut adalah beberapa tips merawat jade plant:

  • Letakkan jade plant di tempat yang mendapat sinar matahari secara langsung selama beberapa jam setiap hari.
  • Siram jade plant secara teratur, tetapi pastikan media tanam kering sebelum penyiraman ulang.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk khusus tanaman sukulen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • Jade plant dapat tumbuh dengan baik dalam suhu ruangan yang stabil, sekitar 18-24 derajat Celcius.

Summary Jade Plant

Jade plant adalah tanaman sukulen yang memiliki daun berbentuk oval dan berwarna hijau cerah. Tanaman ini dapat bertahan hidup dalam kondisi yang kering dan tidak membutuhkan banyak air. Jade plant juga dapat ditempatkan di dalam pot yang kecil dan diletakkan di meja atau rak buku sebagai dekorasi. Untuk menanam jade plant, Anda dapat menggunakan bibit jade plant atau potongan batang. Jade plant tahan terhadap sinar matahari langsung dan tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering.

Aloe Vera (Aloe barbadensis)

Tanaman aloe vera memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Selain itu, aloe vera juga merupakan tanaman dengan akar tinggal yang mudah dalam perawatannya. Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam pot dengan sedikit sinar matahari dan disiram dengan air secara teratur.

Cara Menanam Aloe Vera

Untuk menanam aloe vera, Anda dapat membeli bibit aloe vera di toko tanaman atau dapat juga menggunakan tunas baru yang tumbuh di tanaman dewasa. Jika menggunakan tunas baru, potong tunas dengan pisau yang bersih dan masukkan ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pasir, dan serbuk gergaji.

Cara Merawat Aloe Vera

Aloe vera merupakan tanaman yang mudah dalam perawatannya. Berikut adalah beberapa tips merawat aloe vera:

  • Letakkan aloe vera di tempat yang mendapat sedikit sinar matahari.
  • Siram aloe vera secara teratur, tetapi pastikan media tanam kering sebelum penyiraman ulang.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • Aloe vera dapat tumbuh dengan baik dalam suhu ruangan yang stabil, sekitar 18-24 derajat Celcius.

Summary Aloe Vera

Aloe vera adalah tanaman dengan akar tinggal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam pot dengan sedikit sinar matahari dan disiram dengan air secara teratur. Untuk menanam aloe vera, Anda dapat menggunakan bibit aloe vera atau tunas baru. Aloe vera tahan terhadap sedikit sinar matahari dan tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering.

Peace Lily (Spathiphyllum wallisii)

Peace lily adalah tanaman dengan akar tinggal yang memiliki bunga putih yang indah. Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam ruangan dengan sedikit sinar matahari langsung. Peace lily juga dikenal dapat membersihkan udara di dalam ruangan dari berbagai polutan.

Cara Menanam Peace Lily

Untuk menanam peace lily, Anda dapat membeli bibit peace lily di toko tanaman atau dapat juga menggunakan tunas baru yang tumbuh di tanaman dewasa. Jika menggunakan tunas baru, potong tunas dengan pisau yang bersih dan masukkan ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pasir.

Cara Merawat Peace Lily

Peace lily merupakan tanaman yang tahan terhadap sedikit sinar matahari langsung. Berikut adalah beberapa tips merawat peace lily:

  • Letakkan peace lily di tempat yang mendapat sedikit sinar matahari langsung.
  • Siram peace lily secara teratur, tetapi pastikan media tanam tidak terlalu lembab.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • Peace lily menyukai kelembapan udara yang tinggi, sehingga bisa disemprotkan air pada daunnya secara teratur.

Summary Peace Lily

Peace lily adalah tanaman dengan akar tinggal yang memiliki bunga putih yang indah. Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam ruangan dengan sedikit sinar matahari langsung. Peace lily juga dikenal dapat membersihkan udara di dalam ruangan dari berbagai polutan. Untuk menanam peace lily, Anda dapat menggunakan bibit peace lily atau tunas baru. Peace lily tahan terhadap sedikit sinar matahari langsung dan membutuhkan penyiraman yang teratur. Selain itu, peace lily juga menyukai kelembapan udara yang tinggi.

Philodendron (Philodendron spp.)

Tanaman philodendron memiliki daun yang lebar dan berwarna hijau tua. Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam pot gantung atau di atas meja dengan menggunakan pot kecil. Philodendron juga dikenal dapat meningkatkan kelembapan udara di sekitarnya.

Cara Menanam Philodendron

Untuk menanam philodendron, Anda dapat membeli bibit philodendron di toko tanaman atau dapat juga menggunakan potongan batang yang telah dipotong. Jika menggunakan potongan batang, pastikan Anda memilih batang yang segar dan tidak terlalu tua. Setelah itu, masukkan batang ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pasir.

Cara Merawat Philodendron

Philodendron merupakan tanaman yang mudah dalam perawatannya. Berikut adalah beberapa tips merawat philodendron:

  • Letakkan philodendron di tempat yang mendapat sinar matahari tidak langsung.
  • Siram philodendron secara teratur, tetapi pastikan media tanam tidak terlalu lembab.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • Philodendron dapat meningkatkan kelembapan udara di sekitarnya, sehingga cocok ditempatkan di ruangan yang memiliki udara kering.

Summary Philodendron

Philodendron adalah tanaman dengan akar tinggal yang memiliki daun lebar dan berwarna hijau tua. Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam pot gantung atau di atas meja dengan menggunakan pot kecil. Philodendron juga dikenal dapat meningkatkan kelembapan udara di sekitarnya. Untuk menanam philodendron, Anda dapat menggunakan bibit philodendron atau potongan batang. Philodendron tahan terhadap sinar matahari tidak langsung dan tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering.

Chinese Evergreen (Aglaonema commutatum)

Tanaman dengan daun berwarna hijau tua yang memiliki bintik-bintik putih atau merah ini sangat cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan. Chinese evergreen dapat bertahan hidup dalam kondisi yang minim sinar matahari dan tidak membutuhkan banyak air dalam perawatannya.

Cara Menanam Chinese Evergreen

Untuk menanam Chinese evergreen, Anda dapat membeli bibit Chinese evergreen di toko tanaman atau dapat juga menggunakan potongan batang yang telah dipotong. Jika menggunakan potongan batang, pastikan Anda memilih batang yang segar dan tidak terlalu tua. Setelah itu, masukkan batang ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pasir.

Cara Merawat Chinese Evergreen

Chinese evergreen merupakan tanaman yang tahan terhadap kondisi yang minim sinar matahari. Berikut adalah beberapa tips merawat Chinese evergreen:

  • Letakkan Chinese evergreen di tempat yang mendapat sedikit sinar matahari.
  • Siram Chinese evergreen secara teratur, tetapi pastikan media tanam tidak terlalu lembab.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • Chinese evergreen tidak membutuhkan banyak air, sehingga penyiraman dapat dilakukan secara teratur namun dengan jumlah yang sedikit.

Summary Chinese Evergreen

Chinese evergreen adalah tanaman dengan akar tinggal yang memiliki daun berwarna hijau tua dengan bintik-bintik putih atau merah. Tanaman ini sangat cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan dengan kondisi minim sinar matahari. Chinese evergreen tidak membutuhkan banyak air dalam perawatannya. Untuk menanam Chinese evergreen, Anda dapat menggunakan bibit Chinese evergreen atau potongan batang. Chinese evergreen tahan terhadap sinar matahari yang minim dan tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering.

English Ivy (Hedera helix)

English ivy adalah tanaman merambat yang memiliki daun berwarna hijau gelap dan berbentuk hati. Tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman hias gantung atau dapat juga ditempatkan di atas meja dengan menggunakan pot kecil. English ivy juga dapat membersihkan udara di dalam ruangan dari berbagai polutan.

Cara Menanam English Ivy

Untuk menanam English ivy, Anda dapat membeli bibit English ivy di toko tanaman atau dapat juga menggunakan potongan batang yang telah dipotong. Jika menggunakan potongan batang, pastikan Anda memilih batang yang segar dan tidak terlalu tua. Setelah itu, masukkan batang ke dalam pot dengan menggunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pasir.

Cara Merawat English Ivy

English ivy merupakan tanaman yang mudah dalam perawatannya. Berikut adalah beberapa tips merawat English ivy:

  • Letakkan English ivy di tempat yang mendapat sedikit sinar matahari langsung.
  • Siram English ivy secara teratur, tetapi pastikan media tanam tidak terlalu lembab.
  • Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk cair yang mengandung nitrogen.
  • Periksa tanaman secara berkala untuk menghapus daun yang layu atau rusak.
  • English ivy dapat digunakan sebagai tanaman hias gantung atau ditempatkan di atas meja dengan menggunakan pot kecil.

Summary English Ivy

English ivy adalah tanaman merambat yang memiliki daun berwarna hijau gelap dan berbentuk hati. Tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman hias gantung atau ditempatkan di atas meja dengan menggunakan pot kecil. English ivy juga dikenal dapat membersihkan udara di dalam ruangan dari berbagai polutan. Untuk menanam English ivy, Anda dapat menggunakan bibit English ivy atau potongan batang. English ivy tahan terhadap sedikit sinar matahari langsung dan tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering.

Dengan menanam tanaman dengan akar tinggal di dalam rumah atau apartemen, Anda dapat menikmati atmosfer segar dan alami tanpa harus memiliki lahan yang luas. Selain itu, tanaman ini juga dapat meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dan memberikan manfaat kesehatan yang baik. Jadi, jangan ragu untuk mencoba menanam tanaman dengan akar tinggal dan nikmati keindahannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *